BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19
"Corona Virus Disease" kehadiranmu sungguh menggunjang dunia, tidak terkecuali ibu pertiwiku tak terhitung lagi berapa nyawa yang jadi korban, orang biasa, pejabat, bahkan tenaga keseahatan pun tak luput dari sapuanmu.
Kecemasan , ketakutan, keputus asaan melanda insan di dunia, mereka seolah tak percaya diri lagi. Banyak aspek yang menjadi risau karena mu terutama dunia kesehatan, ekonomi dan juga dunia pendidikan.
Anak- anak sekolah kehilangan gairah untuk belajar, mereka seolah frustasi dengan keadaan ini, timbul kebosanan di hati mereka, depresi, dan mereka juga kehilangan raut ceria di saat mereka belajar sambil bermain dan bercanda di sekolah.
Para pemeran insan pendidikan dan guru harus memutar otak mereka untuk mencari jalan alternatif untuk sistem pembelajaran di masa pandemi ini. Banyak langkah kebijakan dibuat oleh mereka. Ada yang menggunakan sistem daring, luring maupun berkunjung kerumah- rumah siswa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan demi terselenggaranya kegiatan belajar mengajar dan tak menjadi klaster penyebaran virus di masa pandemi ini.
Banyak kekurangan, kelemahan, dan rintangan itu pasti. Materi tidak tuntas, jam belajar yang terbatas, belum lagi jika kita menggunakan metode daring. Banyak anak- anak yang belum memilki HP android, kendala sinyal bagi anak- anak yang berada di pedalaman, dan pulsa internet yang tidak terbeli bagi orang tua siswa yang nota bene berperekonomian rendah.
Anak -anakku kebanggaan bangsa dan masa depan ibu pertiwi...bersabarlah, tetap semangat, dan selalu berdoa semoga senatiasa masa pandemi ini akan segera berakhir. Bapak tahu,kalian rindu dengan teman- teman mu. Kalian ingin tertawa riang, bermain petak umpet bersama, berkejar-kejaran. seolah tiada beban di hati kalian. Bapak juga rindu dengan manjamu, dengan senyum ceriamu, dengan gaya lucu dan polosmu, dengan riuhnya suasana kelas kalau kita sedang belajar, semangatnya kalian pada saat berolah raga bersama, dan senangnya pada saat kita makan bekal bersama... Bapak tahu itu.......
Ya Allah Yang Maha Pemurah.. sudahilah peringatan Mu, teguran Mu, dan sapaan Mu. Kami sadar ini semua adalah usapan kasih sayang Mu yang lembut yang meharap insan di dunia ini senantiasa kembali ke jalan Mu...Tapi tidakkah Engkau kasihan ya Robb..melihat anak- anak didik kami yang tak berdosa ikut merasakan cobaan ini. Semoga Allah Yang Maha Pemurah mendengarkan untaian doa yang Bapak panjatkan dengan ikhlas yang semeta- semata demi kalian anak -anak bangsa. Amin................................
wassalam..

Semmannggaatttt
BalasHapusLaaannjjuutttyy
BalasHapusLaaannjjuutttyy
BalasHapusSemmannggaatttt
BalasHapusSemmannggaatttt
BalasHapusoke...
BalasHapusSemangaat pak mun..
BalasHapusKerennnn
BalasHapusKereeennn
BalasHapusHore...hayo kapan kami belajar
BalasHapusmantap pak bahasanya , keren sekali pak satu ini ^_^
BalasHapusBisa
BalasHapusMantap, pak mun
BalasHapuslanjutkan pak mun..semangatt
BalasHapusMantap Pak.. lanjutkan
BalasHapusKeren..keren..kwren
BalasHapusKeren keren kweren
BalasHapusMantap dan lanjutkan... Semangat.. Pak..
BalasHapusUngkapan ati seorang guru, mewakili teman-teman seperjuangan, membesarkan hati peserta didik. Undang mereka ikut membaca tulisan Bapak. ATM (Ayo Terus Menulis)
BalasHapusLuar biasa sekali pak, tetap semangat dan terus berkarya
BalasHapusIni metode GULING ya pak. Luar biasa.
BalasHapusTulisan yang bagus pak
BalasHapusSuper ... menginspirasi
BalasHapusWooowww..keren bagus pak..blogny
BalasHapusMantep...kreatif banget....
BalasHapus